
Berdasarkan legenda yang beredar di kepulauan, Pulau Karimunjawa ditemukan oleh Sunan Muria. Legenda itu berkisah tentang Sunan Muria yang prihatin atas kenakalan putranya, Amir Hasan. Dengan maksud untuk mendidik, Sunan Muria kemudian memerintahkan putranya untuk pergi ke sebuah pulau yang nampak "kremun-kremun" ( kabur ) dari puncak Gunung Muria agar si anak dapat memperdalam dan mengembangkan ilmu agamanya. karena tampak "kremun-kremun" maka dinamakanlah pulau tersebut Pulau Karimun
Untuk menuju ke Kepulauan Karimun Jawa, dapat melalui 3 jalur, yaitu:
Untuk menuju ke Kepulauan Karimun Jawa, dapat melalui 3 jalur, yaitu:
2. Melalui Pelabuhan Kartini, Kabupaten Jepara dengan
perjalanan Kapal Motor Cepat ( KMC ) selama 2 jam
atau dengan Kapal Motor Penumpang ( KMP ) Muria
selama 6 jam.
perjalanan Kapal Motor Cepat ( KMC ) selama 2 jam
atau dengan Kapal Motor Penumpang ( KMP ) Muria
selama 6 jam.
3. Melalui Bandara Ahmad Yani, Semarang dengan pesawat
terbang selama 30 menit.
terbang selama 30 menit.

Setelah sampai di Pulau Karimun Jawa, tidak usah bingung dengan masalah penginapan dan akomodasi. Di sini banyak Guest House dan Hotel, dari harga murah sampai yang mahal.
Untuk transportasi, kita dapat menyewa motor atau mobil dengan harga yang cukup terjangkau juga. Tinggal tergantung jumlah anggota gerombolan si Berat ( heheh ) dan jumlah "Bung Karno dan Bung Hatta" di dompet anda...:-D

Kalau mo beli oleh-oleh souvenir, di dekat alun-alun ada kios tempat penjualan souvenir, seperti kaos, gelang, tasbih, keris kayu dll. yang unik adalah souvenir itu dibuat dari kayu yang dikeramatkan khas karimunjawa, yaitu kayu setigi, kalimosodo dan dewandaru.


Sayangnya belum smua tempat wisata darat dapat dikunjungi, saya harus segera pulang ke penginapan, kerena harus bersiap2 untuk balik ke habitatnya ( heheh ) karena jadwal Kapal Motor Cepat( KMC ) yang akan membawa kembali ke Jepara tidak bisa di undur...:-(
Dengan masih menyimpan dendam untuk kembali lagi, saya memasuki kapal cepat....:-D